Pengaruh Budaya Asing Terhadap Indonesia

Pengaruh Budaya Asing Terhadap Indonesia – 18 Maret 2020 08:58 18 Maret 2020 08:58 Diperbarui: 18 Maret 2020 09:06 1732 0 0

Masa remaja adalah awal dari segala hal baru tentang perbaikan diri. Bahkan jika ingin mengikuti tren yang sedang booming saat ini, Anda pasti merasa menyukai lawan jenis, bukan? Namun terkadang tidak tepat karena bertentangan dengan aturan, adat dan agama yang berujung pada perilaku buruk generasi muda di Indonesia.

Pengaruh Budaya Asing Terhadap Indonesia

Pengaruh Budaya Asing Terhadap Indonesia

Seperti yang Anda ketahui, generasi muda saat ini lebih bangga dengan budaya asing daripada budaya mereka sendiri. Sebagai contoh, tren saat ini adalah budaya Korea yang berkembang pesat di Indonesia, banyak remaja yang mengikuti budaya asing mulai dari berpakaian, berpakaian bahkan berbicara.

Motif Batik Di Pekalongan Juga Terpengaruh Budaya Asing

Namun, sebagai generasi muda, kita perlu mengetahui solusi untuk mengatasi masalah ini. Kali ini, Putih Abu Cikarang akan mencegah hal buruk terjadi pada akhlak generasi muda masa kini dengan beberapa solusi dari www.academia.edu:

Jadi mari kita bersama-sama di masa depan bertemu budaya kita sendiri tanpa mengubah budaya sebelumnya, mari berkontribusi lebih pada budaya kita sendiri agar kita tidak kehilangan identitas nasional kita. Budaya adalah cara hidup yang tumbuh dan memilikinya. dimiliki oleh sekelompok orang dan diturunkan dari generasi ke generasi. Sebuah budaya terdiri dari banyak elemen kompleks, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, peralatan, pakaian, bangunan, dan karya seni. Budaya adalah cara hidup yang komprehensif dan kompleks, abstrak dan luas.

Tahukah kita bahwa Indonesia dijajah dan dikuasai secara diam-diam oleh negara asing?? Selain itu, target utamanya adalah para pemuda Indonesia yang akan menjadi pewaris bangsa di masa depan. Apa yang akan terjadi dengan Indonesia di masa depan?? Pertama-tama harus kita jelaskan bahwa masih banyak orang awam yang mengartikan “budaya” sebagai “seni”, tetapi kita semua memahami bahwa seni hanyalah bagian dari budaya. Hal ini tentu saja karena begitu pentingnya seni dalam budaya, seni dikondisikan oleh kandungan nilai-nilai budaya, bahkan merupakan wujud dan ekspresi nilai-nilai budaya yang terlihat. Di tengah arus globalisasi yang masuk ke Indonesia, dalam batas tertentu membawa dampak positif dan negatif bagi masyarakat Indonesia khususnya generasi muda Indonesia dalam bidang kebudayaan. Akibat hilangnya nilai-nilai budaya kita akibat pengaruh budaya asing yang masuk ke negara kita dan berangsur-angsur menghilang. Seiring dengan perkembangan zaman, menyebabkan terjadinya perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih modern. Akibatnya, masyarakat lebih menyukai budaya baru yang dianggap lebih praktis daripada budaya lokal. Masuknya budaya asing ke Indonesia membawa dampak yang berbeda, yaitu dampak positif dan dampak negatif. Contoh nyata dari sisi negatif budaya asing yang masuk ke Indonesia adalah cara hidup orang asing, mulai dari pakaiannya yang kasar dan tidak harus dibiasakan. Berpakaian dengan sopan dan hati-hati sangat penting dalam budaya kita. Namun, ketika budaya asing masuk, budaya berubah. Sekarang membuka baju telah menjadi kebiasaan yang mengakar dalam masyarakat kita. Jadi lupakan apa yang harus dipakai orang Indonesia. Mereka juga memiliki banyak aspek negatif, seperti cara yang sangat liberal diadopsi oleh remaja kita, yang menyebabkan banyak penyimpangan dari norma-norma di Indonesia. Contoh lainnya adalah ketika jenis makanan yang kita makan mulai dipengaruhi oleh budaya luar. Orang-orang sekarang suka mengambil makanan seperti KFC, steak, burger, dll. Selain budaya barat, yang sedang hangat dan populer di kalangan masyarakat saat ini adalah tata rias, pernikahan, dandanan, rambut, budaya musik bahkan industri musik di Indonesia pun terpengaruh dengan kemunculan boy band secara tiba-tiba. Gadis-gadis mulai meniru gaya idola mereka, bahkan beberapa dari mereka tidak tertarik dengan budaya yang berasal dari Korea ini. Yang mengkhawatirkan, orang Indonesia mudah sekali mengadopsi budaya asing yang dapat mengubah budaya asli Indonesia, selain dari penampilan orang asing berambut pirang, mata berwarna tidak lazim bagi orang Indonesia, perawakan tinggi. Gen yang sebenarnya milik manusia. Orang asing dan orang Indonesia itu berbeda, orang Indonesia menganggap itu semua indah dan orang Indonesia meniru semuanya. Ini juga tidak baik karena kita tidak akan mensyukuri apa yang telah Tuhan berikan kepada kita. Terlepas dari sisi negatifnya, ada contoh yang bisa dilihat dari sisi positifnya, yaitu teknologi yang ada dari orang asing lebih maju dari yang dimiliki orang Indonesia. Indonesia memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih maju dari masyarakatnya. Kita bisa belajar lebih banyak tentang teknologi dari orang asing di Indonesia, tetapi orang Indonesia masih tertinggal dalam teknologi. Oleh karena itu, kedatangan orang asing ke Indonesia memiliki dampak negatif dan positif. Jadi kita, khususnya remaja, harus memilih budaya mana yang harus diikuti dan budaya mana yang harus ditinggalkan. Hampir semua orang di masyarakat merasakan perubahan itu. Perubahan tersebut dapat terjadi di berbagai bidang kehidupan, seperti alat dan perlengkapan hidup, kehidupan, sistem kehidupan, bahasa, seni, sistem pendidikan, dan agama/keyakinan. Salah satunya adalah kurangnya budaya, kurangnya kontak budaya, kurangnya pendidikan budaya di kalangan anak muda akibat pengaruh imigran dan kontak koloni, kunjungan asing dan media massa. Sebagai remaja yang aktif dan kreatif, tentunya kita tidak ingin budaya kita merosot atau hilang karena pengaruh budaya luar. Remaja memiliki peran penting dalam melestarikan seni dan budaya daerah. Hal ini didasarkan pada anggapan bahwa remaja adalah anak bangsa, suatu kontinum kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia. Sebagai intelektual muda yang akan menjadi pemimpin bangsa, mereka harus hidup dalam kesadaran budaya untuk menjaga stabilitas negara-bangsa Indonesia. Selain itu, siswa dapat menggunakan konten internet seperti Facebook, Twitter, Myspace atau Blog untuk mempromosikan budaya kita ke dunia luar. Berdasarkan pernyataan di atas, arus besar perubahan dinamis dan globalisasi telah menyebabkan kita tidak menyadari pentingnya budaya lokal kita dalam memperkuat stabilitas masyarakat kita sebagai bangsa Indonesia yang memiliki banyak dan beragam budaya. . . Padahal, budaya lokal kita bisa membuat kita lebih berharga dari bangsa lain karena betapa berharganya nilai budaya lokal di negeri ini. Kita harus lebih bertanggung jawab dan menjaga budaya yang ada di Indonesia, budaya kita akan dilestarikan dan tidak diambil alih oleh orang lain. Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda sebagai pewaris budaya bangsa harus melestarikan seni budaya kita di masa depan. Salah satunya dengan meningkatkan toleransi terhadap budaya bangsa, dalam hal ini Pembangunan Nasional harus dimulai dengan upaya pengembangan seni yang dapat menciptakan nilai tambah budaya. Standar seni (lokal dan nasional) harus diikuti karena didasarkan pada budaya masyarakat. Apresiasi dan kepemilikan terhadap pembaharuan dan pengayaan karya seni dengan memanfaatkan nilai-nilai dan semangat baru harus ditumbuhkan. Seni berasal dari kekayaan budaya dan modal sosial dan budaya masyarakat.

Kita harus lebih selektif dalam memilih mana yang baik dan mana yang buruk agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. 19. Februari 2020 16:52 19 Februari 2020 16:52 Diperbarui: 16 Juni 2021 07:52 25293 0 0

Jelaskan Faktor Penyebab Merebaknya Kegemaran Remaja Terhadap Budaya Dari Korea Selatan!2.apakah

Budaya asing adalah budaya yang berasal dari negara lain, misalnya budaya Barat dari negara-negara yang beriklim Eropa. Masuknya budaya asing ke Indonesia memiliki dampak positif dan negatif. Pengaruh negatif budaya asing yang masuk ke Indonesia telah menyebabkan individualisasi pengaruh budaya masyarakat Indonesia. Budaya asing yang masuk ke Indonesia menyebabkan terjadinya perubahan nilai budaya yang ada di Indonesia.

Masuknya budaya asing menyebabkan melemahnya budaya Indonesia. Apalagi di kalangan anak muda yang lebih tertarik dengan budaya asing, mereka mempelajari budaya sendiri di Bandung. Ini menciptakan perubahan mendadak dalam cara orang berpakaian di kalangan remaja. Biasanya anak muda yang tertutup, sopan dan tertib, kami merasakan perubahan yang sangat aneh. Sekarang pakaian mereka lebih terbuka, ketat dan tidak mencolok, mereka mengikuti gaya berpakaian budaya asing, yang tampaknya lebih keren di mata mereka, tetapi tidak.

Masuknya budaya asing mengarah pada individualisasi masyarakat Indonesia. Sikap individualistis ini dapat merusak nilai-nilai budaya Indonesia. Budaya asing adalah pengaruh negatif. Oleh karena itu, orang Indonesia harus pandai menyaring budaya yang masuk ke Indonesia, mengetahui mana yang buruk dan mana yang harus diikuti.

Pengaruh Budaya Asing Terhadap Indonesia

Pemerintah juga harus membatasi masyarakat agar tidak terlalu menyukai budaya asing. Mungkin berbagi ide tentang budaya lokal bisa membuat orang atau anak muda sadar akan budaya asing. Terutama kesadaran setiap orang untuk menghindari pengaruh budaya asing.

Pancasila Dan Perannya Dalam Menghadapi Arus Globalisasi

TAG Budaya Asing Pengaruh Budaya Asing Pengaruh Positif Kebudayaan Asing Pengaruh Positif Kebudayaan Asing Pengaruh Negatif Kebudayaan Asing Pengaruh Kemanusiaan Kebudayaan Asing

Presentasi berjudul: “Pengaruh budaya asing pada jaringan budaya Indonesia. Memahami unsur budaya budaya. Nilai budaya. Pengaruh budaya asing terhadap budaya.” – Catatan pengantar:

Pengaruh budaya asing terhadap pemahaman budaya Indonesia;

Pengaruh negatif budaya asing, makalah pengaruh budaya asing di indonesia, makalah pengaruh budaya asing terhadap budaya indonesia, pengaruh budaya asing terhadap budaya indonesia, pengaruh budaya asing di indonesia, pengaruh budaya asing, pengaruh budaya asing terhadap budaya lokal, pengaruh bahasa asing terhadap bahasa indonesia, pengaruh letak geologis terhadap indonesia, pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, pengaruh positif budaya asing, pengaruh globalisasi terhadap budaya

Leave a Reply

Your email address will not be published.